ZHENJIANG IDEAL OPTICAL CO., LTD.

  • Facebook
  • twitter
  • LinkedIn
  • YouTube
spanduk halaman

blog

Apa perbedaan antara hiperopia dan presbiopia?

Hiperopia, juga dikenal sebagai rabun jauh, dan presbiopia adalah dua masalah penglihatan yang berbeda, yang meskipun keduanya dapat menyebabkan penglihatan kabur, namun berbeda secara signifikan dalam penyebab, distribusi usia, gejala, dan metode koreksinya.

Hiperopia (Rabun Jauh)
Penyebab: Hiperopia terutama terjadi karena panjang aksial mata yang terlalu pendek (bola mata pendek) atau daya refraksi mata yang lemah, menyebabkan objek jauh membentuk bayangan di belakang retina dan bukan langsung di atasnya.
Distribusi Usia: Hiperopia dapat terjadi pada usia berapa pun, termasuk pada anak-anak, remaja, dan orang dewasa.
Gejala: Objek dekat maupun jauh mungkin tampak buram, dan dapat disertai dengan kelelahan mata, sakit kepala, atau esotropia.
Metode Koreksi: Koreksi biasanya melibatkan pemakaian lensa cembung agar cahaya dapat fokus dengan benar pada retina.

Lensa Bifokal-2

Presbiopia
Penyebab: Presbiopia terjadi karena penuaan, di mana lensa mata secara bertahap kehilangan elastisitasnya, sehingga mengakibatkan penurunan kemampuan akomodasi mata untuk fokus dengan jelas pada objek dekat.
Distribusi Usia: Presbiopia terutama terjadi pada populasi usia menengah dan lanjut, dan hampir setiap orang mengalaminya seiring bertambahnya usia.
Gejala: Gejala utamanya adalah penglihatan kabur untuk objek dekat, sedangkan penglihatan jauh biasanya jernih, dan mungkin disertai dengan kelelahan mata, pembengkakan mata, atau keluarnya air mata.
Metode Koreksi: Mengenakan kacamata baca (atau kaca pembesar) atau kacamata multifokal, seperti lensa multifokal progresif, untuk membantu mata fokus lebih baik pada objek yang dekat.

Singkatnya, memahami perbedaan ini membantu kita mengenali kedua masalah penglihatan ini dengan lebih baik dan mengambil langkah-langkah yang tepat untuk pencegahan dan koreksi.


Waktu posting: 05-Des-2024