MASSA
Keuntungan
Zat fotokromik dicampurkan ke dalam bahan baku monomer selama proses produksi, sehingga zat tersebut terdistribusi secara merata di seluruh lensa. Desain ini memberikan dua manfaat utama: efek fotokromik yang tahan lama dan ketahanan terhadap suhu tinggi.
Kekurangan
Kelemahan A: Variasi Warna pada Lensa Daya Tinggi
Perbedaan warna dapat terjadi antara bagian tengah dan tepi lensa berdaya tinggi, dengan perbedaan tersebut menjadi lebih terlihat seiring peningkatan diopter.Seperti yang umum diketahui, ketebalan tepi lensa berbeda secara signifikan dari ketebalan bagian tengahnya—perbedaan fisik ini menyebabkan variasi warna yang diamati. Namun, selama pemasangan kacamata, lensa dipotong dan diproses untuk menggunakan bagian tengahnya. Untuk lensa dengan kekuatan 400 diopter atau di bawahnya, perbedaan warna yang disebabkan oleh fotokromisme hampir tidak terlihat pada kacamata jadi. Selain itu, lensa fotokromik massal yang diproduksi melalui proses ini mempertahankan kinerja keseluruhan yang sangat baik hingga dua tahun.
Kelemahan B: Rentang Produk Terbatas
Rentang produk lensa fotokromik massal relatif sempit, dengan pilihan yang terutama terkonsentrasi pada lensa dengan indeks bias 1,56 dan 1,60.
PUTARAN
A. Lapisan Tunggal Fotokromik Permukaan (Proses Fotokromik Pelapisan Putar)
Proses ini melibatkan penyemprotan zat fotokromik ke lapisan salah satu sisi (Sisi A) lensa. Teknik ini juga dikenal sebagai "pelapisan semprot" atau "pelapisan putar," sebuah teknik yang banyak diadopsi oleh merek-merek internasional. Fitur utama dari metode ini adalah warna dasar ultra-ringan—sangat mirip dengan efek "tanpa warna dasar"—sehingga menghasilkan tampilan yang estetis.
Keuntungan
Memungkinkan perubahan warna yang cepat dan seragam.
Kekurangan
Efek fotokromik memiliki durasi yang relatif singkat, terutama pada suhu tinggi, di mana lensa bahkan dapat kehilangan kemampuannya untuk mengubah warna sepenuhnya. Misalnya, menguji lensa dalam air panas: suhu yang terlalu tinggi dapat menyebabkan kegagalan permanen fungsi fotokromik, sehingga lensa menjadi tidak dapat digunakan.
B. Fotokromik Permukaan Dua Lapisan
Proses ini melibatkan perendaman lensa dalam larutan fotokromik, memungkinkan lapisan fotokromik terbentuk pada lapisan dalam dan luar lensa. Hal ini memastikan perubahan warna yang seragam di seluruh permukaan lensa.
Keuntungan
Menghasilkan perubahan warna yang relatif cepat dan seragam.
Kekurangan
Daya rekat lapisan fotokromik pada permukaan lensa buruk (lapisan tersebut rentan mengelupas atau aus seiring waktu).
Keunggulan Utama Lensa Fotokromik Permukaan (SPIN)
Tidak ada batasan material untuk penerapan yang luas.
Lensa fotokromik permukaan tidak terbatas pada bahan atau jenis lensa. Baik untuk lensa asferis standar, lensa progresif, lensa pemblokir cahaya biru, atau lensa dengan indeks bias mulai dari 1,499, 1,56, 1,61, 1,67 hingga 1,74, semuanya dapat diproses menjadi versi fotokromik permukaan. Rentang produk yang luas ini menawarkan pilihan yang beragam bagi konsumen.
Warna yang Lebih Merata untuk Lensa Berkekuatan Tinggi
Dibandingkan dengan lensa fotokromik massa (MASS) konvensional, lensa fotokromik permukaan mempertahankan perubahan warna yang relatif lebih seragam ketika diterapkan pada lensa berdaya tinggi—secara efektif mengatasi masalah perbedaan warna yang sering terjadi pada produk fotokromik massa diopter tinggi.
Kemajuan dalam Lensa Fotokromik Massal (MASS)
Dengan perkembangan teknologi yang pesat, lensa fotokromik massal modern kini setara dengan lensa fotokromik permukaan dalam hal kecepatan perubahan warna dan kecepatan pemudaran warna. Untuk lensa dengan daya rendah hingga menengah, lensa ini memberikan perubahan warna yang seragam dan kualitas terbaik, sambil mempertahankan keunggulan bawaannya berupa efek fotokromik yang lebih tahan lama.
Waktu posting: 12 September 2025




